actIve directory

•November 16, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

 

 

 

Konfigurasi Active Directory

Active Directory

Active Directory (AD) merupakan feature terpenting Windows 2003 yang membedakan dari arsitektur Windows NT. Bagi anda yang telah berpengalaman dengan Windows NT, maka Active Directory adalah pengganti teknoogi NT SAM database yang berisi konfigurasi security, user, group, dan komputer, dengan banyak kelebihan lain yang dimiliki AD.

 

Konsep dan Fungsi Active Directory Active Directory adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat. Peranan AD dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai buku telepon, yang menyimpan daftar alamat dan informasi penting untuk mengenali berbagai obyek dalam jaringan. Peran utama AD adalah menyediakan sarana untuk melakukan admnistrasi jaringan secara terpusat baik di level domain maupun lintas domain, selama antar domain tersebut masih berada dalam satu forest. Kehadiran AD semakin memudahkan administrator dalam mengelola jaringan sehingga tidak diperlukan kehadiran administrator secara fisik, karena konfigurasi user, group, dan komputer dapat dilakukan secara remote. Hal tersebut dimungkinkan dengan adanya Global Catalog (GC) yang menyimpan konfigurasi komputer dan obyek jaringan, dimana GC tersebut dapat diakses dari manapun di dalam jaringan dengan memanfaatkan infrastruktur AD.

Menggunakan Microsoft Management Console

Microsoft Management Console adalah satu set interfae untuk memudahkan konfigurasi dan monitoring semua obyek di jaringan Windows 2000. Anda dapat menambahkan obyek-obyek yang akan dimanage dengan menambahkan snap-in ke dalam MMC.

Snap-in yang dapat ditambahkan sangat beragam, antara lain :

• Internet Service Manager; untuk pengelolaan Web Server

• Group Policy; pengelolaan group policy adan hak user

• Active Directory User and Computer; untuk manajemen user, group, dan active

directory

• DHCP Server; untuk konfigurasi DHCP

Untuk menampilkan dialog MMC ketikkan mmc pada Run, sehingga tampil jendela utama MMC sebagai berikut :

Konfigurasi Active Directory Gema Ramadhan.

Untuk menampilkan snap-in yang akan ditambahkan klik Console > Add/Remove Snap-in, lalu klik Add sehingga tampil koleksi snap-in yang siap ditambahkan ke MMC.

Konfigurasi Active Directory Gema Ramadhan.

Anda dapat menambahkan berbagai Snap-in ke dalam MMC sesuai dengan kebutuhan. Untuk manajemen user, group, dan Active Directory, sorot Active Directory Users and Computers lalu klik Add. Tambahkan pula snap-in lain yaitu Active Directory Domains and Trusts dan Active Directory Sites and Services.

Selanjutnya anda tutup dialog MMC dan simpan dengan nama AD Admin. Anda dapat membuat banyak MMC sesuai dengan kebutuhan, dan memberikan nama sesuai dengan snap-in yang ditambahkan. Hal ini memudahkan dalam administrasi dan akses terhadap jendela konfigurasi yang dibutuhkan.

Untuk mengakses MMC yang telah dibuat, buka menu Start > Program > Administrative Tools > AD Admin. Selanjutnya tampil jendela utama MMC Admin AD yang telah dibuat sebelumnya. Untuk melihat user dan group yang telah tersedia, expand Active Directory Users and Computers lalu sorot folder User. Tampak built in group dan user yang telah tersedia di Windows 2003 Server secara default.

Konfigurasi Active Directory Gema Ramadhan. Konfigurasi Active Directory Gema Ramadhan.

Instalasi Windows 2000 server

•September 5, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

CARA INSTALLASI WINDOWS SERVER 2000

èHidupkan Komputer

èSiapkan CD Installasi Windows Server 2000

èSetting Bios dan Masukkan CD Windows Server 2000

èTekan enter untuk memulai proses instalasi, kemudian tekan F8 pada dialog Lisensing Agreement

èSetelah itu pilihlah dialog partition untuk membuat partisi

èTekan C untuk memulai proses partisi tersebut

è Isikan ukuran partisi sesuai yang anda buat lalu tekan Enter

èSetelah itu pilihlah “Format The Partition Using The NTFS File System” dan tekan Enter

èTunggulah proses yang sedang berjalan sampai selesai

èSesudah itu computer akan merestart secara otomatis

èSetelah itu akan muncul menu Windows 2000 Server, Klik Next

èDan akan muncul proses Installing Devices

èJika sudah selesai akan muncul pilihan “ Regional Setting ” dan klik next dengan nama anda atau nama komputer yang anda pakai, tekan Next

èPada Tampilan Licensing Modes pilihlah “ Per Server, Number of concurrent connection ” lalu klik next

èIsikan data yang muncul pada tampilan “ Computer Name and Administrator Password ” dengan data yang anda miliki.lalu Isikan Password yang anda kehendaki dan klik next

èMaka akan muncul tampilan Windows 2000 Components,Tampilan tersebut merupakan tampilan yang muncul karena komponen yang anda pakai sudah terdeteksi dalam proses instalasi ini

èDate and Time Setting ,isikan hari dan jam sesuai waktu yang anda inginkan ,tekan next

èAkan muncul tampilan “ Networking Setting “ dan klik next,tunggulah proses yang sedang berjalan

èSetelah itu akan muncul tampilan “ Performing Foals Tasks “

èSetelah itu computer akan menginstall program dibawah ini dengan otomatis

a) Install Start menu Items

b) Register Components

c) Save Setting

d) Removes any Temporary file Used

èBila proses sudah selesai ,klik finish

èDan komputer akan ter-restart dengan sendirinya,

èProses penginstallan telah selesai anda bisa menikmati program Windows Server 2000 dengan nyaman.

Instalasi Sistem Operasi 2000 Server

•Agustus 29, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Langkah pertama dalam mengistall sistem operasi pada komputer pc atau laptop anda adalah booting ulang ke disket anda dan pilih support cd-rom device. Setelah keluar command prompt lalu anda masukkan cd instalasi os anda sesuai selera anda. Kemudian cari drive cd-rom atau dvd-rom anda dengan mengetik d: atau e: dan lain sebagainya sesuai lokasi drive cd atau dvd rom anda. Setelah ketemu anda kemudian cari file setup.exe dengan perintah cdnama folfer untuk masuk ke dalam folder. Perintah cd.. untuk mundur satu folder level. perintah dir atau dir/w atau dir/p untuk melihat list file yang ada pada folder tersebut. Kalau sudah ketemu maka jalankan setup.exe atau install.exe dengan mengetik nama file tersebut lalu tekan tombol enter satu kali saja. Langkah berikutnya anda tinggal mengikuti perintah yang ada pada installasi cd atau dvd os.

2. Setting Settingan Boot pada BIOS
Setelah install ulang windows atau linux selesai, maka keluarkan disket flopyy 1,4 anda dan masuk kembali ke menu bios setelah restart ulang. Pilih IDE-0 sebagai first boot. Floppy bisa anda seting menjadi boot kedua dan cd-rom menjadi boot ketiga. Anda bebas menentukannya sesuai dengan keinginan anda. Sehabis itu direstart ulang kembali.

3. Install Driver dan Software
Jika sudah berhasil masuk ke tampilan windows atau linux awal, selanjutnya anda nginstall driver untuk sound card, printer, scanner, kabel data, dan sebagainya sesuai hardware yang ada. Anda harus mencari dan memiliki sendiri driver tersebut. Setiap jenis komputer memiliki driver yang berbeda. Biasanya anda akan diberi cd driver saat anda membeli komputer atau hardware lainnya. Tanpa driver maka peralatan yang terhubung pada komputer laptop atau pc tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Sumber : root.wanxp.net